Pemeriksaan Pertama
Tidak semua problem CD-ROM disebabkan oleh
drivernya sendiri, banyak permasalahan yang
bersumber dari CD-CD yang dipergunakan.
Berikut ini bebarapa yang harus diteliti sebelum
memperhatikan permasalahan yang lebih serius.
Disc Tak Terdeteksi. Merupakan indikasi utama
untuk memperkirakan apakah CD-ROM berfungsi
atau tidak. Untuk melihat apakah drive bisa
membaca CD, masukkan CD dan lihat nyala (LED)
kecil didepan drive.
Kedipan cahaya LED beberapa kali menandakan
bahwa CD bekerja. Jika cahaya tidak ada, maka
kemungkinan drive tidak dapat membaca CD-
ROM.(tapi bisa saja LED itu rusak, sehingga tak
menyala). Bisa juga dengan memeriksa status
disk di Windows 98 dan Window NT dengan
cara klik dua kali icon My Computer,
kemungkinan program-program yang
mengkomunikasikan drive CD-ROM dan
Windows tidak bekerja dengan baik. Tapi jika
drive CD-ROM muncul, klik dua kali icon tersebut.
Jika terlihat satu pesan error, drive tidak dapat
membaca disk dengan baik. Gunakan insruksi
sebagai berikut untuk penanganan masalah
tersebut.
[1]. Salah Masukkan CD. Kesalahan
memasukkan CD-ROM merupakan probel
umum.Meletakkan dick supaya sisi cetakan yang
selalu berada di sebelah atas. Pada sebagian besar
drive, anda perlu memusatkan CD dalam
indentation pada drive tray. Untuk beberapa
drive-khususnya komputer notebook-perlu benar
menekan lubang di pusat CD-ROM lewat lingkaran
pada drive tray.
[2]. CD Kotor. Disk yang selalu terlapisi goresan,
tangan, debu atau zat-zat lain tidak akan bekerja
dengan baik, karena kotoran akan menganggu
mekanisme pembacaan drive. Disk yang kotor
atau tergores tidak akan bekerja dengan
sempurna, meskipun bisa tidak akan beraturan.
Anda bisa bersihkan CD dengan kain kering yang
bersih. Jika Anda perkirakan kotoran disebabkan
oleh problem drive CD-ROM, coba masukkan disk
yang berbeda.Adakalanya disk melengkung dan
tak sempurna sehingga menyebabkan tidak
bekerja sama sekali.
[3]. CD Tak Sesuai. Jika drive menampilkan
pembacaan disk secara benar, tapi tak bisa
mengakses data, periksa disk yang dimasukkan
dalam drive.Bisa jadi salah memasukkan CD,
misalnya memasukkan CD audio sedangkan yang
anda maksud CD program.
[4]. Autoplay disabled. Dengan Default,
Window Otomatis menjalankan CD saat anda
memasukkan kedalam drive CD-ROM. Jika CD
tidak otomatis Start, bisa jadi detting aotuplay
mati. Klik Start, Settings, Control Panel. Klik dua
kali icon sistem Klik Device Manager, dan icon
tanda plus (+) pada kiri option CD-ROM. Pilih Drive
CD-ROM, klik tombol properties. Klik tombol kota
Auto Insert Notification. Klik tombol OK pada
kedua window yang terbuka. Restart komputer
untuk akses setting baru.Untuk beberapa CD-ROM
mungkin masih belum start secara otomatis.
Anda bisa menjalankan CD secara manula yaitu
klik dua kali icon drive di My Computer, kemudian
klik dua kali file program yang dibutuhkan.
[5]. Problem Software. Problem software CD-
ROM biasanya diawali dengan driver. Bila driver
menjadi rusak (corrupt) atau dengan tak sengaja
terhapus, window tidak bisa berkomunikasi
dengan drive. Ini menyebabkan CD-ROM tidak
dapat dioperasikan. Anda dapat mencek status
driver dengan dua kali klik icon system pada
Control Panel. Klik tanda plus (+) disebelah option
CD-ROM. Jika memiliki driver yang corrupt, Anda
akan melihat segitiga kuning dengan potensi
eksklamasi disebelah drive. Jika CD-ROM tidak
bekerja karena drive yang buruk, me-reinstall
drive menjadi rumit, karena kebanyakan drive
komputer baru tersimpan pada CD-ROM. Jika
menggunakan Win 98, anda booting PC anda
dengan menggunakan dengan disket startup.
Dapat dipilih sebuah option untuk menjalankan
komputer dengan dukungan CD-ROM. Win98
kemudian akan meload basic driver untuk drive
CD ROM, yang memberikan akses ke drive.
Masukkan CD-ROM installasi Win 98 dan load
driver CD-ROM dari disk.
[6]. Problem Hardware CD-ROM. Sayangnya,
kita jarang bisa menangani sendiri sebagian besar
problem hardware CD-ROM. Tidak mudah
memperbaiki komponen-komponen dalam drive.
Jika drive anda bokar, bisa jadi anda tak
mendapatkan garansi. Bila menghadapi masalah
hardware, lebih baik dibawa ke tukang service
yang lebih mengetahui kerusakannya. Berikut ini
beberapa permasalahan hardware yang
mungkin saja bisa terjadi.
[1]. Perfomance Kurang Baik. Beberapa
komponen dalam drive CD-ROM dapat rusak,
karena performance yang tidak dapat diandalkan.
Jika anda terkadang harus memasukkan CD dua
atau beberapa kali sebelum system membaca,
Anda bisa menghadapi sedikit masalah. Asap atau
kotoran yang melapisi lensa atau prisma dalam
drive, penyebab perfomance yang kurang baik.
Bagian pemutar disk aus, menyebabkan disk
berputar lambat. Sebagian besar drive CD-ROM
mencengkeram disk pada tempat yang
kombinasi lingkaran karet dengan sebuah
magnet. Jika lingkaran karet terlapisi oleh debu
atau kotoran, maka cengkeraman disk tidak dapat
cukup erat, menyebabkan slip saat disk berputar
dan drive tidak akan dapat membaca
sebagaimana mestinya.
[2]. Kegagalan Komponen. Jika drive sedikit
"bingung" merespon, mungkin saja koneksi atau
kabel power ke komputer mengalami masalah.
Untuk memeriksa problem ini buka casing PC,
pastikan seluruh sambungan CD-ROM ke board
sircuit terpasang dengan baik.
[3]. Drive Letter Baru. Jika menginstall hard
drive kedua atau mempartisi hard drive yang ada,
penandaan drive letter ke CD-ROM pada drive
letter lamanya. Perlu mereinsatall program-
program ini.
[4]. Drive Tak Bisa Buka /Tutup. Menekuk atau
memecahkan tray drive CD-ROM, bisa
memecahkan proses menutup tidak lancar atau
tidak bekerja sama sekali. Jika membeturkan tray
drive saat terbuka. Bisa menyebabkan tray
terkunci dan tidak dapat menutup. Untuk
mencegah hal demikian, jaga selalu tray CD-ROM
agar tetap tertutup saat tidak digunakan untuk
menukar disc (menutup tray juga mengurangi
kesempatan kotoran memasuki bagian dalam
drive). Pada beberapa komputer, tombol yang
mengontrol tray CD-ROM bisa dalam satu panel
dengan tombol kedua pada panel bagian luar. Jika
tombol bagian luar telah aus dan tidak bisa lama
membuka tray drive dengan memasukkan
sebuah pin atau potongan kertas dalam lubang
kecil pada muka drive CD-ROM. Jika tray tidak
menutup, pastikan tak terdapat sesuatupun yang
mengganjal tray, seperti memasukkan disc
dengan tidak benar. Jangan memberi tekanan
keras ketika menutup tray driver CD-ROM dan
hindari menutup tray saat komputer sedang mati,
bisa merusak komponen bagian dalam drive.
Tray drive harus ditutup dengan tekanan yang
lunak.
by Mashasih And Xinstai Blogspot Com Free Software And Game
Monday, February 1, 2010
CARA MERAWAT PRINTER YANG BENAR
Printer merupakan peripheral PC yang penting.
Kebanyakan printer PC memakai interface pararel
atau centronics. Pada PC interface tersebut berupa
konektor betina jenis D 25 pin, interface tersebut
mengirim kedelapan bit data secara serempak,
dimana saluran trobe memberitahukan printer
bilamana terdapat karakter untuk dibaca.
Untuk pembacaan interface pararel menurun,
maka pararel menurun, maka printer membaca
byte data, kemudian sinyal acknowlegde dipakai
untuk memberitahukan komputer bahwa
interface sedang sibuk, kesalahan telah terjadi atau
kertas habis dan lain-lain.Printer seperti halnya
sarana lainnya, akan menguntungkan jika dirawat
dengan cermat.Di sebagian besar printer,
pembersihan yang dilakukan setiap mengganti
pita memang terlalu sering. Untuk membersihkan
printer, matikan printer terlebih dahulu, cabutlah
stiker arus listrik dari stop kontak dan kemudian
lepaskan tutupnya.Untuk printer laser, ikutilah
prosedur yang telah ditetapkan pada buku
petunjuk dalam membersihkan serta mengganti
catridge.Untuk laser jet yang memakai mesin
printer jenis CANON, maka yang perlu anda
lakukan adalah bersihkan kawat korona dengan
hati-hati untuk memindahkan tandon toner.
Untuk hal tersebut anda harus menggatikan setiap
tiga atau empat kali penggantian cantridge.Tetapi
ada baiknya jika printer terbuka, untuk memeriksa
mesin dan berhati- hatilah membuang kotoran,
toner atau debu kertas yang menutup di
dalamnya.Sedangkan untuk printer jenis dot
matrix atau inkjet, maka yang perlu Anda lakukan
adalah lepaskan pita atau cartridge tinta, kemudian
perhatikan cara pita bergerak melewati 'head'
cetak.
Dengan demikian anda dapat menggantinya
kemudian, langkah berikutnya adalah hapuslah
dengan hati-hati debu yang telah jatuh ke mesin.
Kemudian periksalah agar tidak ada potongan
kertas atau label pelekat yang menghalangi
jalannya kertas. Untuk sehelai kartu tipis biasanya
di pakai untuk membersihklan kotoran.
Bersihkan 'Head' Cetak
Hal lain yang perlu anda perhatikan, bahwa jika
Anda dapat membersihkan 'head' cetak Dot Matrix
atau Daisy wheel memakai sarana khusus, seperti
yang di produksi oleh Protect Data. Sarana
Tersebut terdiri dari selembar pembersih yang di
masukkan melalui printer yang seakan-akan
berupa kertas dan larutan pembersih.Maka yang
perlu andsa lakukan adalah basahi lembaran
tersebut dengan larutan, kemudian jalankan
printer untuk mencetak diatasnya (tanpa dengan
pita) seraya untuk mengujinya. Di mana larutan
tadi untuk melarutkan sisa-sisa tinta yang kering,
kemudian di serap oleh lembaran tersebut.Atau
Anda bisa lakukan dengan cara lain dengan
memakai cartridge pembersih khusus yang di
sisipkan sebagai pengganti. Di samping itu Anda
juga perlu membersihkan platen (silinder karet)
untuk menghilangkan tinta yang tersisa saat
kertas telah di cetak. Perfect Data Merupakan
pembersih khusus dengan sikat cetakan, di mana
ia berguna untuk membersihkan platen yang
terkena tinta.Namun bantalan yang melindingi
larutan juga dapat di pakai untuk membersihkan
bagian luar dari platen tersebut.Jika ada bagian
printer yang tidak mampu bergerak dengan
bebas maka pakailah minyak pelumas minyak,
pelumas mesin (dengan catatan simak buku
petunjuk printer yang anda pakai).Kebanyakan
printer memakai bantalan poiros yang di rancang
untuk tidak memerlukan pelumasan. Jika kotoran
atau debu kertas telah mengotorinya, maka setitik
minyak di perlukan untuk membersihkannya. Jika
anda memerlukan pelumas, disarankan
menggunakan seminimal mungkin.Setelah selesai
membersihkannya maka pasanglah pita atau
cartrigde tinta yang baru.Lakukan pengujian
printer untuk mengecek, agar mutu cetaknya
memuaskan. Kebanyakan printer mempunyai
ketentuan pengendali jarak antara kepala cetak
dan platen.Untuk meminimalkan keausan maka
lakukan cara dengan mengatur sampai spasi
maksimum untuk memberikan mutu cetakan
yang bagus. Dari kegiatan diatas maka bersihkan
tutup printer memakai kain halus dan larutan
detergent kemudian pasang kembali. Letakkan
kertas di baki atau masukkan kertas dengan hati-
hati (jangan lakukan pemaksaan), lalu pastikan
kertas masuk secara mulus tanpa menyangkut
bagian lain.
Dari langkah-langkah diatas perlu di garis
bawahi adalah :
[1]. Matikan printer, lepaskan tutup dan pita
[2]. Bersihkan debu atau kotoran yang melekat
pada printer.
[3]. Periksa dan bersihkan jalan keluar masuk
kertas dan platen.
[4]. Bersihkan dan gantilah 'head' cetak.
[5]. Gantilah pita jika sudah habis
[6]. Lakukan pengujian pencetakkan untuk
mendapatkan mutu cetakan yang memuaskan.
[7]. Bersihkan dan kembalikan penutup printer
[8]. Lakukan pemeriksaan kertas dan yakinkan di
pasang dengan tepat dan kondisi masuk dengan
lancar.
DETEKSI PERMASALAHAN PRINTER
Biasanya problem sudah jelas bila sudah
berkaitan dengan teknis. Jika pemasukkan kertas
tidak tepat atau mutu cetakan jelek, karena 'head'
cetak sudah aus atau salah fungsi pemecahanya
melibatkan pembongkaran printer dan
menggantikan beberapa bagian Di karenakan
banyaknya jenis printer, jika ingin melacak
kesalahan bisa Anda perhatikan beberapa cara di
lakukan:
[A]. Printer Tidak Mencetak
1. Periksa Apakah printer on line?
2. Periksa secara hardware sambungan printer,
port printer.
3. Memeriksa pesan yang muncul pada papan
depan.
4. Memeriksa operasi printer (melakukan
pengujian secara otomatis).
5. Memeriksa jalannya kertas.
[B]. Printer Kacau Berbunyi 'Bip'
1. Untuk printer serial : periksa setting perangkat
lunak (kecepatan format data)
2. Menonaktifkan dan aktifkan printer untuk
membersihkan buffer dan memulihkan setting
default arus listrik.
3. Memeriksa sandi pengendali printer sesuai
dengan setting software .
4. Memeriksa operasi printer dengan percetakkan
otomatis.
[C]. Bagian Cetakan Hilang
1. Untuk printer serial: periksa apakah transmisi
data di mungkinkan oleh interface baik software
maupun hardware printer.
2. Memeriksa transmisi data (serial) : RTS / (DTR) /
CTS, pararel : sibuk) sedang bekerja dan kabel di
hubungkan secara betul.
3. Memeriksa kertas yang di masukkan dengan
tepat dan cukup. (catatan : kemacetan kecil
berakibat hilangnya data)
[D]. Katakter Aneh Tercetak
1. Untuk printer pararel : periksalah interface untuk
fungsi yang sesuai.
2. Untuk printer serial : periksa setting panjang
kata dan paritinya.
[E]. Paper Jump
1. Memeriksa pemasukkan kertas tidak terganggu
1. Memeriksa kertas bersambung bergerak
dengan lancar dan langsung ke printer.
2. Memeriksa kertas tak bersambung di muat
dengan betul di baki, dan di tekan dengan kuat.
3. Menyesuaikan rol penjepit.
Kebanyakan printer PC memakai interface pararel
atau centronics. Pada PC interface tersebut berupa
konektor betina jenis D 25 pin, interface tersebut
mengirim kedelapan bit data secara serempak,
dimana saluran trobe memberitahukan printer
bilamana terdapat karakter untuk dibaca.
Untuk pembacaan interface pararel menurun,
maka pararel menurun, maka printer membaca
byte data, kemudian sinyal acknowlegde dipakai
untuk memberitahukan komputer bahwa
interface sedang sibuk, kesalahan telah terjadi atau
kertas habis dan lain-lain.Printer seperti halnya
sarana lainnya, akan menguntungkan jika dirawat
dengan cermat.Di sebagian besar printer,
pembersihan yang dilakukan setiap mengganti
pita memang terlalu sering. Untuk membersihkan
printer, matikan printer terlebih dahulu, cabutlah
stiker arus listrik dari stop kontak dan kemudian
lepaskan tutupnya.Untuk printer laser, ikutilah
prosedur yang telah ditetapkan pada buku
petunjuk dalam membersihkan serta mengganti
catridge.Untuk laser jet yang memakai mesin
printer jenis CANON, maka yang perlu anda
lakukan adalah bersihkan kawat korona dengan
hati-hati untuk memindahkan tandon toner.
Untuk hal tersebut anda harus menggatikan setiap
tiga atau empat kali penggantian cantridge.Tetapi
ada baiknya jika printer terbuka, untuk memeriksa
mesin dan berhati- hatilah membuang kotoran,
toner atau debu kertas yang menutup di
dalamnya.Sedangkan untuk printer jenis dot
matrix atau inkjet, maka yang perlu Anda lakukan
adalah lepaskan pita atau cartridge tinta, kemudian
perhatikan cara pita bergerak melewati 'head'
cetak.
Dengan demikian anda dapat menggantinya
kemudian, langkah berikutnya adalah hapuslah
dengan hati-hati debu yang telah jatuh ke mesin.
Kemudian periksalah agar tidak ada potongan
kertas atau label pelekat yang menghalangi
jalannya kertas. Untuk sehelai kartu tipis biasanya
di pakai untuk membersihklan kotoran.
Bersihkan 'Head' Cetak
Hal lain yang perlu anda perhatikan, bahwa jika
Anda dapat membersihkan 'head' cetak Dot Matrix
atau Daisy wheel memakai sarana khusus, seperti
yang di produksi oleh Protect Data. Sarana
Tersebut terdiri dari selembar pembersih yang di
masukkan melalui printer yang seakan-akan
berupa kertas dan larutan pembersih.Maka yang
perlu andsa lakukan adalah basahi lembaran
tersebut dengan larutan, kemudian jalankan
printer untuk mencetak diatasnya (tanpa dengan
pita) seraya untuk mengujinya. Di mana larutan
tadi untuk melarutkan sisa-sisa tinta yang kering,
kemudian di serap oleh lembaran tersebut.Atau
Anda bisa lakukan dengan cara lain dengan
memakai cartridge pembersih khusus yang di
sisipkan sebagai pengganti. Di samping itu Anda
juga perlu membersihkan platen (silinder karet)
untuk menghilangkan tinta yang tersisa saat
kertas telah di cetak. Perfect Data Merupakan
pembersih khusus dengan sikat cetakan, di mana
ia berguna untuk membersihkan platen yang
terkena tinta.Namun bantalan yang melindingi
larutan juga dapat di pakai untuk membersihkan
bagian luar dari platen tersebut.Jika ada bagian
printer yang tidak mampu bergerak dengan
bebas maka pakailah minyak pelumas minyak,
pelumas mesin (dengan catatan simak buku
petunjuk printer yang anda pakai).Kebanyakan
printer memakai bantalan poiros yang di rancang
untuk tidak memerlukan pelumasan. Jika kotoran
atau debu kertas telah mengotorinya, maka setitik
minyak di perlukan untuk membersihkannya. Jika
anda memerlukan pelumas, disarankan
menggunakan seminimal mungkin.Setelah selesai
membersihkannya maka pasanglah pita atau
cartrigde tinta yang baru.Lakukan pengujian
printer untuk mengecek, agar mutu cetaknya
memuaskan. Kebanyakan printer mempunyai
ketentuan pengendali jarak antara kepala cetak
dan platen.Untuk meminimalkan keausan maka
lakukan cara dengan mengatur sampai spasi
maksimum untuk memberikan mutu cetakan
yang bagus. Dari kegiatan diatas maka bersihkan
tutup printer memakai kain halus dan larutan
detergent kemudian pasang kembali. Letakkan
kertas di baki atau masukkan kertas dengan hati-
hati (jangan lakukan pemaksaan), lalu pastikan
kertas masuk secara mulus tanpa menyangkut
bagian lain.
Dari langkah-langkah diatas perlu di garis
bawahi adalah :
[1]. Matikan printer, lepaskan tutup dan pita
[2]. Bersihkan debu atau kotoran yang melekat
pada printer.
[3]. Periksa dan bersihkan jalan keluar masuk
kertas dan platen.
[4]. Bersihkan dan gantilah 'head' cetak.
[5]. Gantilah pita jika sudah habis
[6]. Lakukan pengujian pencetakkan untuk
mendapatkan mutu cetakan yang memuaskan.
[7]. Bersihkan dan kembalikan penutup printer
[8]. Lakukan pemeriksaan kertas dan yakinkan di
pasang dengan tepat dan kondisi masuk dengan
lancar.
DETEKSI PERMASALAHAN PRINTER
Biasanya problem sudah jelas bila sudah
berkaitan dengan teknis. Jika pemasukkan kertas
tidak tepat atau mutu cetakan jelek, karena 'head'
cetak sudah aus atau salah fungsi pemecahanya
melibatkan pembongkaran printer dan
menggantikan beberapa bagian Di karenakan
banyaknya jenis printer, jika ingin melacak
kesalahan bisa Anda perhatikan beberapa cara di
lakukan:
[A]. Printer Tidak Mencetak
1. Periksa Apakah printer on line?
2. Periksa secara hardware sambungan printer,
port printer.
3. Memeriksa pesan yang muncul pada papan
depan.
4. Memeriksa operasi printer (melakukan
pengujian secara otomatis).
5. Memeriksa jalannya kertas.
[B]. Printer Kacau Berbunyi 'Bip'
1. Untuk printer serial : periksa setting perangkat
lunak (kecepatan format data)
2. Menonaktifkan dan aktifkan printer untuk
membersihkan buffer dan memulihkan setting
default arus listrik.
3. Memeriksa sandi pengendali printer sesuai
dengan setting software .
4. Memeriksa operasi printer dengan percetakkan
otomatis.
[C]. Bagian Cetakan Hilang
1. Untuk printer serial: periksa apakah transmisi
data di mungkinkan oleh interface baik software
maupun hardware printer.
2. Memeriksa transmisi data (serial) : RTS / (DTR) /
CTS, pararel : sibuk) sedang bekerja dan kabel di
hubungkan secara betul.
3. Memeriksa kertas yang di masukkan dengan
tepat dan cukup. (catatan : kemacetan kecil
berakibat hilangnya data)
[D]. Katakter Aneh Tercetak
1. Untuk printer pararel : periksalah interface untuk
fungsi yang sesuai.
2. Untuk printer serial : periksa setting panjang
kata dan paritinya.
[E]. Paper Jump
1. Memeriksa pemasukkan kertas tidak terganggu
1. Memeriksa kertas bersambung bergerak
dengan lancar dan langsung ke printer.
2. Memeriksa kertas tak bersambung di muat
dengan betul di baki, dan di tekan dengan kuat.
3. Menyesuaikan rol penjepit.
MERAWAT DAN MEREPARASI LQ 2170/ LQ2180
Keunggulan dari printer LQ 2170 terdapat
kelebihan dalam pilihan FONT, hasilnya cukup
bagus atau dengan kata lain resolusinya sangat
tajam dan bersih. Juga kecepatan cetaknya sangat
bagus, dengan menghasilkan out put yang
hampir menyamai tinta. Di gunakan untuk double
folio. Dengan suara pukulan yang halus dan tidak
ribut. Adapun bagian yang paling parah bila
mengalami kerusakan sama seperti printer LQ,
LX, dan FX yaitu print head, sangat rawan
terhadap kemungkinan kerusakan atau dapat di
pastikan merupakan salah satu spare part yang
vital yang akan sangat mempengaruhi out put
unjuk kerja piranti cetak anda.
Bila tanda-tanda seperti dibawah ini sudah
melanda piranti kerja piranti cetak anda yaitu hasil
cetakan tak sempurna terutama huruf-huruf yang
ditimbulkan akan terlihat putus-putus dan tidak
rata. Efek kerusakan yang ditimbulkan oleh
kerusakan print head, ribbon yang ada pada
printer tersebut akan cepat rusak dan lebih fatal
lagi jika biarkan berlarut-larut, yang mungkin
upaya mengirit biaya, tetap bisa di pastikan akan
menambah kerusakan yang bertambah parah.
Pilih mana di ganti atau dibiarkan saja. Yang
akibatnya akan mengoyakkan pita dan tentunya
juga akan menambah kerusakan print head. Nah
bagaimana cara agar print head awet dan selalu
dalam keadaan normal. Yang perlu di perhatikan
usahakan minimal satu bulan sekali selalu di
perhatikan kebersihan print head tersebut, jika
printer tersebut jarang di pakai sesuaikan dengan
frekwensi pemakaiannya.Adapun cara merawat
print head, dengan cara menyemprotkan contact
cleaner pada lubang jarum yang kelihatan sudah
kotor atau memang sudah Aus yang memang
sudah waktunya di ganti akibat aktifitas cetak dan
perlu di perhatikan cara menyemprotkan print
head harus pada posisi terbalik supaya kotoran
yang melekat jatuh secara keseluruhan.Dan jika
ingin mendapatkan hasil yang lebih bersih, di
buka saja rumahnya print head tersebut, akan
lebih memudahkan untuk membersihkan secara
keseluruhan. Tetapi dengan catatan, paling sedikit
anda harus mengerti bagian-bagian yang ada
pada print head tersebut, terutama dalam
pemasangan ke posisi semula, perlu di perhatikan
jaringan jangan sampai keliru. Kemungkinan
bagian lain dari bagian print head yang sering
mengalami kerusakan adalah Spool head, jika
pada komponen ini sudah rusak, ada baiknya
langsung di ganti, karena sangat berhubungan
erat dengan proses kerja print head.Kabel head
juga menjadi terhambatnya unjuk kerja pada
piranti cetak ini. Untuk memeriksa berfungsi atau
tidaknya salah satu kabel yang yang ada, harus di
coba dengan alat ukur untuk memastikan apakah
kabel putus atau ada kerusakan lain yang bukan
kerusakan dari kabel head. Mekanik juga perlu di
bersihkan, karena mekanik juga bagian dari unjuk
kerja yang di hasilkan.Cara merawat, cukup
dengan hanya di bersihkan dengan tiner atau
hanya di lap dengan kain kalau tidak terlalu kotor.
Paper Sensor, ciri kerusakan jika lembaran kerja
yang kita masukkan ke dalam rol pemutar kertas
tidak secara otomatis berputar, di pastikan paper
sensor sudah tidak bekerja atau rusak. Dan jika
power tidak menyala sama sekali, cobalah periksa
connect antara printer dengan sumber daya,
yang kemungkinan kurang tepat atau kurang
kencang dalan pemasangannya.Yang paling
penting dalam hal maintenance hindari dari benda
yang bernama klip kertas, pastikan sebelum
mencetak bahan kerja telah bebas dari klip.Karena
bila benda ini ikut masuk ke dalam bisa di pastikan
akan menganggu aktifitas kerja perputaran
mekanik. Jika ini terjadi, tidak langsung diantipasi,
maka bisa dipastikan akan merusak pita (ribbon).
Untuk menjaga kebersihannya, ditutup kembali,
bila tidak di pakai. Paling tidak dalam sebulan
sekali, harus di bersihkan komponen atau spare
part lainnya. Disesuaikan dengan frekwensi
pemakaiannya.
kelebihan dalam pilihan FONT, hasilnya cukup
bagus atau dengan kata lain resolusinya sangat
tajam dan bersih. Juga kecepatan cetaknya sangat
bagus, dengan menghasilkan out put yang
hampir menyamai tinta. Di gunakan untuk double
folio. Dengan suara pukulan yang halus dan tidak
ribut. Adapun bagian yang paling parah bila
mengalami kerusakan sama seperti printer LQ,
LX, dan FX yaitu print head, sangat rawan
terhadap kemungkinan kerusakan atau dapat di
pastikan merupakan salah satu spare part yang
vital yang akan sangat mempengaruhi out put
unjuk kerja piranti cetak anda.
Bila tanda-tanda seperti dibawah ini sudah
melanda piranti kerja piranti cetak anda yaitu hasil
cetakan tak sempurna terutama huruf-huruf yang
ditimbulkan akan terlihat putus-putus dan tidak
rata. Efek kerusakan yang ditimbulkan oleh
kerusakan print head, ribbon yang ada pada
printer tersebut akan cepat rusak dan lebih fatal
lagi jika biarkan berlarut-larut, yang mungkin
upaya mengirit biaya, tetap bisa di pastikan akan
menambah kerusakan yang bertambah parah.
Pilih mana di ganti atau dibiarkan saja. Yang
akibatnya akan mengoyakkan pita dan tentunya
juga akan menambah kerusakan print head. Nah
bagaimana cara agar print head awet dan selalu
dalam keadaan normal. Yang perlu di perhatikan
usahakan minimal satu bulan sekali selalu di
perhatikan kebersihan print head tersebut, jika
printer tersebut jarang di pakai sesuaikan dengan
frekwensi pemakaiannya.Adapun cara merawat
print head, dengan cara menyemprotkan contact
cleaner pada lubang jarum yang kelihatan sudah
kotor atau memang sudah Aus yang memang
sudah waktunya di ganti akibat aktifitas cetak dan
perlu di perhatikan cara menyemprotkan print
head harus pada posisi terbalik supaya kotoran
yang melekat jatuh secara keseluruhan.Dan jika
ingin mendapatkan hasil yang lebih bersih, di
buka saja rumahnya print head tersebut, akan
lebih memudahkan untuk membersihkan secara
keseluruhan. Tetapi dengan catatan, paling sedikit
anda harus mengerti bagian-bagian yang ada
pada print head tersebut, terutama dalam
pemasangan ke posisi semula, perlu di perhatikan
jaringan jangan sampai keliru. Kemungkinan
bagian lain dari bagian print head yang sering
mengalami kerusakan adalah Spool head, jika
pada komponen ini sudah rusak, ada baiknya
langsung di ganti, karena sangat berhubungan
erat dengan proses kerja print head.Kabel head
juga menjadi terhambatnya unjuk kerja pada
piranti cetak ini. Untuk memeriksa berfungsi atau
tidaknya salah satu kabel yang yang ada, harus di
coba dengan alat ukur untuk memastikan apakah
kabel putus atau ada kerusakan lain yang bukan
kerusakan dari kabel head. Mekanik juga perlu di
bersihkan, karena mekanik juga bagian dari unjuk
kerja yang di hasilkan.Cara merawat, cukup
dengan hanya di bersihkan dengan tiner atau
hanya di lap dengan kain kalau tidak terlalu kotor.
Paper Sensor, ciri kerusakan jika lembaran kerja
yang kita masukkan ke dalam rol pemutar kertas
tidak secara otomatis berputar, di pastikan paper
sensor sudah tidak bekerja atau rusak. Dan jika
power tidak menyala sama sekali, cobalah periksa
connect antara printer dengan sumber daya,
yang kemungkinan kurang tepat atau kurang
kencang dalan pemasangannya.Yang paling
penting dalam hal maintenance hindari dari benda
yang bernama klip kertas, pastikan sebelum
mencetak bahan kerja telah bebas dari klip.Karena
bila benda ini ikut masuk ke dalam bisa di pastikan
akan menganggu aktifitas kerja perputaran
mekanik. Jika ini terjadi, tidak langsung diantipasi,
maka bisa dipastikan akan merusak pita (ribbon).
Untuk menjaga kebersihannya, ditutup kembali,
bila tidak di pakai. Paling tidak dalam sebulan
sekali, harus di bersihkan komponen atau spare
part lainnya. Disesuaikan dengan frekwensi
pemakaiannya.
MERAWAT DAN MEREPARASI PRINTER LX 300
LX 300 pada dasarnya hampir sama dengan type
Dot Matrix yang lain, hanya saja kelebihan LX 300,
langsung bisa di gunakan untuk program
Windows 95 yang tidak perlu lagi anda
mensettingnya.Adapun bagian yang paling sering
mengalami kerusakan sama seperti printer jenis
dot matrix lainnya, print head, sangat rawan
terhadap kerusakan terutama pada titik pin nomor
8 dari bawah, merupakan salah satu spare part
yang vital yang akan mempengaruhi output
unjuk kerja piranti cetak anda.
Bila tanda-tanda seperti di bawah ini, sudah
melanda piranti cetak anda, yaitu hasil cetakan tak
sempurna, terutama huruf-huruf yang di
timbulkan akan terlihat putus-putus dan tidak
rata.Efek kerusakan yang ditimbulkan oleh
kerusakan print head, ribbon yang ada printer
tersebut akan cepat rusak dan lebih fatal lagi jika di
biarkan berlarut-larut, yang mungkin upaya
mengirit biaya tetap bisa di pastikan akan
menambah parah. pilih yang mana di ganti atau
dibiarkan saja.Yang akibatnya akan
menggoyangkan pita dan tentunya juga
menambah kerusakan print head. Nah…
bagaimana cara agar print head awet dan selalu
dalam keadaan normal. Yang perlu di perhatikan
usahakan minimal satu bulan sekali selalu di
perhatikan kebersihannya print head tersebut, jika
printer tersebut jarang dipakai, sesuaikan dengan
frekuensi pemakaiannya.Adapun cara merawat
print head, dengan cara menyemprotkan contact
cleaner pada lubang jarum yang kelihatan sudah
kotor atau memang sudah Aus yang memang
sudah waktunya di ganti akibat aktifitas cetak dan
perlu di perhatikan cara menyemprotkan print
head harus pada posisi terbalik supaya kotoran
yang melekat jatuh secara keseluruhan.Dan jika
ingin mendapatkan hasil yang lebih bersih, di
buka saja rumahnya print head tersebut, akan
lebih memudahkan untuk membersihkan secara
keseluruhan.Tetapi dengan catatan, paling sedikit
anda harus mengerti bagian-bagian yang ada
pada print head tersebut, terutama dalam
pemasangan ke posisi semula, perlu di perhatikan
jaringan jangan sampai keliru.Kemungkinan
bagian lain dari bagian print head yang sering
mengalami kerusakan adalah Spool head, jika
pada komponen ini sudah rusak, ada baiknya
langsung di ganti, karena sangat berhubungan
erat dengan proses kerja print head. Kabel head
juga menjadi terhambatnya unjuk kerja pada
piranti cetak ini.Untuk memeriksa berfungsi atau
tidaknya salah satu kabel yang yang ada, harus di
coba dengan alat ukur untuk memastikan apakah
kabel putus atau ada kerusakan lain yang bukan
kerusakan dari kabel head. Mekanik juga perlu di
bersihkan, karena mekanik juga bagian dari unjuk
kerja yang di hasilkan.Cara merawat, cukup
dengan hanya di bersihkan dengan tiner atau
hanya di lap dengan kain kalau tidak terlalu kotor.
IC yang di gunakan pada printer ini adalah type LS
05, tidak connect dengan PC anda adalah salah
satu bahwa IC tidak berfungsi atau rusak.Paper
Sensor, ciri kerusakan jika lembaran kerja yang
kita masukkan ke dalam rol pemutar kertas tidak
secara ototmatis berputar, di pastikan paper
sensor sudah tidak bekerja atau rusak.Dan jika
power tidak menyala sama sekali, cobalah periksa
connect antara printer dengan sumber daya,
yang kemungkinan kurang tepat atau kurang
kencang dalan pemasangannya.BIOS, merupakan
sumber data untuk seluruh program-program
yang tersedia atau diprogramkan pada PC
anda.Jika ini mengalami gangguan bisa di pastikan
tidak bisa memunculkan data secara keseluruhan.
Atau dengan kata lain mati total dalam
pemunculan program software di screen
komputer.Untuk memperbaikinya, Anda bisa
mengangkat dan genggantikan dengan jenis yang
sama tanpa harus mengganti mainboardnya IC
M10A52 yang sementara ini di pergunakan pada
bios LX 300.
Dot Matrix yang lain, hanya saja kelebihan LX 300,
langsung bisa di gunakan untuk program
Windows 95 yang tidak perlu lagi anda
mensettingnya.Adapun bagian yang paling sering
mengalami kerusakan sama seperti printer jenis
dot matrix lainnya, print head, sangat rawan
terhadap kerusakan terutama pada titik pin nomor
8 dari bawah, merupakan salah satu spare part
yang vital yang akan mempengaruhi output
unjuk kerja piranti cetak anda.
Bila tanda-tanda seperti di bawah ini, sudah
melanda piranti cetak anda, yaitu hasil cetakan tak
sempurna, terutama huruf-huruf yang di
timbulkan akan terlihat putus-putus dan tidak
rata.Efek kerusakan yang ditimbulkan oleh
kerusakan print head, ribbon yang ada printer
tersebut akan cepat rusak dan lebih fatal lagi jika di
biarkan berlarut-larut, yang mungkin upaya
mengirit biaya tetap bisa di pastikan akan
menambah parah. pilih yang mana di ganti atau
dibiarkan saja.Yang akibatnya akan
menggoyangkan pita dan tentunya juga
menambah kerusakan print head. Nah…
bagaimana cara agar print head awet dan selalu
dalam keadaan normal. Yang perlu di perhatikan
usahakan minimal satu bulan sekali selalu di
perhatikan kebersihannya print head tersebut, jika
printer tersebut jarang dipakai, sesuaikan dengan
frekuensi pemakaiannya.Adapun cara merawat
print head, dengan cara menyemprotkan contact
cleaner pada lubang jarum yang kelihatan sudah
kotor atau memang sudah Aus yang memang
sudah waktunya di ganti akibat aktifitas cetak dan
perlu di perhatikan cara menyemprotkan print
head harus pada posisi terbalik supaya kotoran
yang melekat jatuh secara keseluruhan.Dan jika
ingin mendapatkan hasil yang lebih bersih, di
buka saja rumahnya print head tersebut, akan
lebih memudahkan untuk membersihkan secara
keseluruhan.Tetapi dengan catatan, paling sedikit
anda harus mengerti bagian-bagian yang ada
pada print head tersebut, terutama dalam
pemasangan ke posisi semula, perlu di perhatikan
jaringan jangan sampai keliru.Kemungkinan
bagian lain dari bagian print head yang sering
mengalami kerusakan adalah Spool head, jika
pada komponen ini sudah rusak, ada baiknya
langsung di ganti, karena sangat berhubungan
erat dengan proses kerja print head. Kabel head
juga menjadi terhambatnya unjuk kerja pada
piranti cetak ini.Untuk memeriksa berfungsi atau
tidaknya salah satu kabel yang yang ada, harus di
coba dengan alat ukur untuk memastikan apakah
kabel putus atau ada kerusakan lain yang bukan
kerusakan dari kabel head. Mekanik juga perlu di
bersihkan, karena mekanik juga bagian dari unjuk
kerja yang di hasilkan.Cara merawat, cukup
dengan hanya di bersihkan dengan tiner atau
hanya di lap dengan kain kalau tidak terlalu kotor.
IC yang di gunakan pada printer ini adalah type LS
05, tidak connect dengan PC anda adalah salah
satu bahwa IC tidak berfungsi atau rusak.Paper
Sensor, ciri kerusakan jika lembaran kerja yang
kita masukkan ke dalam rol pemutar kertas tidak
secara ototmatis berputar, di pastikan paper
sensor sudah tidak bekerja atau rusak.Dan jika
power tidak menyala sama sekali, cobalah periksa
connect antara printer dengan sumber daya,
yang kemungkinan kurang tepat atau kurang
kencang dalan pemasangannya.BIOS, merupakan
sumber data untuk seluruh program-program
yang tersedia atau diprogramkan pada PC
anda.Jika ini mengalami gangguan bisa di pastikan
tidak bisa memunculkan data secara keseluruhan.
Atau dengan kata lain mati total dalam
pemunculan program software di screen
komputer.Untuk memperbaikinya, Anda bisa
mengangkat dan genggantikan dengan jenis yang
sama tanpa harus mengganti mainboardnya IC
M10A52 yang sementara ini di pergunakan pada
bios LX 300.
PROSEDUR MAINTENANCE KOMPUTER SECARA RUTIN
Dalam pemakaian komputer sehari-hari ada enam
faktor yang dapat menyebabkan kerewelan PC
diantaranya adalah :
1. Suhu yang Berlebihan
2. Berdebu
3. Interferensi Noise
4. Masalah Jalur Daya
5. Korosi
6. Medan Magnet.
GANGGUAN YANG DISEBABKAN OLEH
PANAS
Chip dan peralatan lain di dalam komputer,
sensitif terhadap suhu tinggi. Selama kondisi kerja
normal, PC menghasilkan panas yang biasanya
dapat ditoleransi oleh rangkaian. Kadang-kadang
meninggalkan PC dalam kondisi (ON) untuk
waktu yang lama tidak akan merusakkannya,
sebab rongga-rongga slot
ekspansi dan pintu keluar udara cukup
mengalirkan panas keluar dari kotak (chasing).
Sisa udara panas ditarik kedalam catu daya oleh
kipas angin yang tersedia dan dihembuskan
keluar kebagian belakang dari chasing. Selama
komponen pada motherboard tidak terlalu panas
untuk disentuh, jumlah panas yang dihasilkan
tidak akan menyebabkan kerusakan.Namun
panas dapat menjadi masalah bila mulai
menambah board INTERFACE atau ADAPTER. Hal
ini menyebabkan komponen menjadi lebih panas.
Catu daya menjadi lebih panas sesuai dengan
arus yang lebih besar untuk memberi daya
board-board tambahan atau peripheral yang
menerima daya dari komputer. Panas dapat
menyebakan kerewelan disket. Jika anda
meninggalkan disket terletak dalam sebuah mobil
yang panas tanpa pembungkus dan
menyebabkan pembengkokan. Dan bilamana
terlalu banyak bengkok, informasi yang
tersimpan dapat menghilang. Anda dapat
mencoba untuk meluruskannya dengan sinar
matahari, tetapi rata-rata keberhasilan perbaikan
ini tidak tinggi.
Memperbaiki letak chip pada soketnya jika PC
ada kerewelan tersendat-sendat (intermittent).
Jaga Kebersihan ventilasi pendingin.
Jagalah agar bagian dalam sistem dan bagian
luar (chasing) bebas debu.
Lakukanlah tindakan pemeliharaan pencegahan
secara teratur.
Simpanlah disket dalam keadaan sejuk dan di
tempat yang kering.
Pasanglah sebuah fan pendingin diluar jika
sistem komputer bekerja tersendat-sendat karena
panas.
GANGGUAN YANG DISEBABKAN OLEH
DINGIN
Komponen elektronik bekerja cukup baik pada
suhu dingin, tetapi komponen mekanik
mempunyai masalah dalam fungsinya ketika
temperatur turun. Sebagai contoh, suhu sekeliling
sebuah floppy disk drive atau hard disk drive
yang standar berkisar antara 40oF - 115oF. Pada
sushu terendah, terjadi kelembaban mekanik,
yang dapat menambah kemungkinan salah
penyimpanan data, floppy disk itu sendiri dapat
menjadi rapuh karena terkena dingin.
Muatan listrik statis yang terjadi dalam komputer
dan monitor menarik debu dan kotoran. Itulah
sebabnya mengapa sistem komputer besar
disimpan dalam ruangan komputer yang sejuk
dan bersih. Komputer yang besar memerlukan
AC khusus dan ruangan yang bebas debu, sebab
peralatan besar menghasilkan lebih banyak panas
dan mudah terjadi kerewelan yang disebabkan
oleh penimbunan debu. Penimbunan debu dan
kotoran mengisolir rangkaian peralatan dan dapat
menahan proses pelepasan panas yang dihasilkan
selama operasi normal. Jika peralatan tersebut
tidak dapat menghamburkan panas ini, suhu
didalam akan menjadi lebih tinggi dari pada suhu
normal, sehingga chip dan komponen lain
menjadi lebih cepat korosif/aus bahkan lebih
cepat rusak.
Peralatan mekanik seperti printer dan diskdrive
lebih sering rusak daripada peralatan elektronik
yang solid-state sebab peralatan mekanik dan
elektro mekanik mempunyai bagian yang
bergerak yang mudah kotor sehingga
menyebabkan kelebihan panas dan kerewelan
yang lebih cepat. Lihatlah bagian dalam printer
akan tampak bermacam kotoran dan debu yang
terkumpul. Kertas menebarkan partikel halus jika
digerakkan oleh printer. Partikel ini menjadi
penghambat pelepasan panas yang dihasilkan
selama kerja normal. Disk drive mempunyai lebih
banyak masalah yang berkaitan dengan debu dari
pada printer, karena disk drive dirancang dengan
head baca/tulis yang bekerja dengan jarak tak
jauh diatas disket. Ketika head berjalan pada
permukaan disket, debu dan kotoran dapat
menyebabkan masalah utama. Partikel asing
seperti kotoran, asap, debu, dapat juga
menyebabkan masalah serius dalam mantel
disket dan dalam disk drive itu sendiri.
Pergunakan penutup yang kedap debu.
Tutuplah jendela.
Jangan merokok dekat dengan sistem
komputer.
Jangan makan/minum yang berlemak dekat
komputer.
Jangan ada cairan/minyak pada alat apapun
juga.
Jangan menyentuh bagian permukaan floppy
disk.
Bersihkan sistem komputer dan sekitarnya tiap
minggu.
Bersihkan layar monitor dengan bahan anti
statik.
Komputer dan periperal ssensitif terhadap
interferensi noise yang dapat mempengaruhi cara
kerja atau transfer informasi. Tetapi apakah noise
itu dan darimana datangnya ? Bagaimana dapat
terbebas darinya ? Noise dapat digambarkan
sebagai perubahan acak yang tidak diharapkan
dalam tegangan maupun arus, data atau suara.
Noise sering disebut gangguan statik. Noise dapat
menjadi suatu pulsa energi yang tiba-tiba, bunyi
dengung yang terus-menerus dalam speaker
atau tampilan karakter yang kacau. Ada tiga
macam noise yang menimbulkan masalah yaitu
noise akustik yang mempengaruhi pemakai,
noise yang mempengaruhi sistem komputer, dan
noise yang mempengaruhi peralatan elektronik.
GANGGUAN KARENA MASALAH
INTERFERENSI
Noise dalam sistem komputer dapat berasal dari
berbagai tempat, meliputi catudaya, fan,
komputer itu sendiri, peralatan lainnya,
connector, kabel, sinar flouresent, penyinaran dan
pelepasan muatan listrik. Ada lima cara mengatasi
gangguan noise :
[1]. Penyaringan/Filtering
[2]. Pembungkusan
[3]. Pengelompokan sumber listrik
[4]. Pembetulan jaringan kabel
[5]. Pembetulan rancangan komponen
Jika komputer kadang-kadang terkena shock atau
menyajikan data salah, ada beberapa hal yang
dapat dilakukan. Berikut ini uraian pemecahan
masalah yang spesifik untuk gangguan akibat
interferense.
Pergunakan semprotan anti statik pada lantai/
karpet, dan peralatan pada komputer.
Semprotkan anti statik dipergunakan dengan kain
lunak yang bekerja ganda sebagai usaha
menahan statik.
Pasanglah alas lantai yang anti statik dibawah
meja komputer.
Hindari instalasi komputer yang berdekatan
dengan pembangkit interferensi, misalnya : TV,
antena radio komunikasi, kulkas, pompa air,
penyedot debu, mesin penghancur berkas dan
sebagainya.
Kalau sudah melakukan hal tersebut diatas secara
rutin, namun masih juga menemui banyak
gangguan, maka kondisi komputer yang
demikian harus diperiksa secara intensif oleh
teknisi.
faktor yang dapat menyebabkan kerewelan PC
diantaranya adalah :
1. Suhu yang Berlebihan
2. Berdebu
3. Interferensi Noise
4. Masalah Jalur Daya
5. Korosi
6. Medan Magnet.
GANGGUAN YANG DISEBABKAN OLEH
PANAS
Chip dan peralatan lain di dalam komputer,
sensitif terhadap suhu tinggi. Selama kondisi kerja
normal, PC menghasilkan panas yang biasanya
dapat ditoleransi oleh rangkaian. Kadang-kadang
meninggalkan PC dalam kondisi (ON) untuk
waktu yang lama tidak akan merusakkannya,
sebab rongga-rongga slot
ekspansi dan pintu keluar udara cukup
mengalirkan panas keluar dari kotak (chasing).
Sisa udara panas ditarik kedalam catu daya oleh
kipas angin yang tersedia dan dihembuskan
keluar kebagian belakang dari chasing. Selama
komponen pada motherboard tidak terlalu panas
untuk disentuh, jumlah panas yang dihasilkan
tidak akan menyebabkan kerusakan.Namun
panas dapat menjadi masalah bila mulai
menambah board INTERFACE atau ADAPTER. Hal
ini menyebabkan komponen menjadi lebih panas.
Catu daya menjadi lebih panas sesuai dengan
arus yang lebih besar untuk memberi daya
board-board tambahan atau peripheral yang
menerima daya dari komputer. Panas dapat
menyebakan kerewelan disket. Jika anda
meninggalkan disket terletak dalam sebuah mobil
yang panas tanpa pembungkus dan
menyebabkan pembengkokan. Dan bilamana
terlalu banyak bengkok, informasi yang
tersimpan dapat menghilang. Anda dapat
mencoba untuk meluruskannya dengan sinar
matahari, tetapi rata-rata keberhasilan perbaikan
ini tidak tinggi.
Memperbaiki letak chip pada soketnya jika PC
ada kerewelan tersendat-sendat (intermittent).
Jaga Kebersihan ventilasi pendingin.
Jagalah agar bagian dalam sistem dan bagian
luar (chasing) bebas debu.
Lakukanlah tindakan pemeliharaan pencegahan
secara teratur.
Simpanlah disket dalam keadaan sejuk dan di
tempat yang kering.
Pasanglah sebuah fan pendingin diluar jika
sistem komputer bekerja tersendat-sendat karena
panas.
GANGGUAN YANG DISEBABKAN OLEH
DINGIN
Komponen elektronik bekerja cukup baik pada
suhu dingin, tetapi komponen mekanik
mempunyai masalah dalam fungsinya ketika
temperatur turun. Sebagai contoh, suhu sekeliling
sebuah floppy disk drive atau hard disk drive
yang standar berkisar antara 40oF - 115oF. Pada
sushu terendah, terjadi kelembaban mekanik,
yang dapat menambah kemungkinan salah
penyimpanan data, floppy disk itu sendiri dapat
menjadi rapuh karena terkena dingin.
Muatan listrik statis yang terjadi dalam komputer
dan monitor menarik debu dan kotoran. Itulah
sebabnya mengapa sistem komputer besar
disimpan dalam ruangan komputer yang sejuk
dan bersih. Komputer yang besar memerlukan
AC khusus dan ruangan yang bebas debu, sebab
peralatan besar menghasilkan lebih banyak panas
dan mudah terjadi kerewelan yang disebabkan
oleh penimbunan debu. Penimbunan debu dan
kotoran mengisolir rangkaian peralatan dan dapat
menahan proses pelepasan panas yang dihasilkan
selama operasi normal. Jika peralatan tersebut
tidak dapat menghamburkan panas ini, suhu
didalam akan menjadi lebih tinggi dari pada suhu
normal, sehingga chip dan komponen lain
menjadi lebih cepat korosif/aus bahkan lebih
cepat rusak.
Peralatan mekanik seperti printer dan diskdrive
lebih sering rusak daripada peralatan elektronik
yang solid-state sebab peralatan mekanik dan
elektro mekanik mempunyai bagian yang
bergerak yang mudah kotor sehingga
menyebabkan kelebihan panas dan kerewelan
yang lebih cepat. Lihatlah bagian dalam printer
akan tampak bermacam kotoran dan debu yang
terkumpul. Kertas menebarkan partikel halus jika
digerakkan oleh printer. Partikel ini menjadi
penghambat pelepasan panas yang dihasilkan
selama kerja normal. Disk drive mempunyai lebih
banyak masalah yang berkaitan dengan debu dari
pada printer, karena disk drive dirancang dengan
head baca/tulis yang bekerja dengan jarak tak
jauh diatas disket. Ketika head berjalan pada
permukaan disket, debu dan kotoran dapat
menyebabkan masalah utama. Partikel asing
seperti kotoran, asap, debu, dapat juga
menyebabkan masalah serius dalam mantel
disket dan dalam disk drive itu sendiri.
Pergunakan penutup yang kedap debu.
Tutuplah jendela.
Jangan merokok dekat dengan sistem
komputer.
Jangan makan/minum yang berlemak dekat
komputer.
Jangan ada cairan/minyak pada alat apapun
juga.
Jangan menyentuh bagian permukaan floppy
disk.
Bersihkan sistem komputer dan sekitarnya tiap
minggu.
Bersihkan layar monitor dengan bahan anti
statik.
Komputer dan periperal ssensitif terhadap
interferensi noise yang dapat mempengaruhi cara
kerja atau transfer informasi. Tetapi apakah noise
itu dan darimana datangnya ? Bagaimana dapat
terbebas darinya ? Noise dapat digambarkan
sebagai perubahan acak yang tidak diharapkan
dalam tegangan maupun arus, data atau suara.
Noise sering disebut gangguan statik. Noise dapat
menjadi suatu pulsa energi yang tiba-tiba, bunyi
dengung yang terus-menerus dalam speaker
atau tampilan karakter yang kacau. Ada tiga
macam noise yang menimbulkan masalah yaitu
noise akustik yang mempengaruhi pemakai,
noise yang mempengaruhi sistem komputer, dan
noise yang mempengaruhi peralatan elektronik.
GANGGUAN KARENA MASALAH
INTERFERENSI
Noise dalam sistem komputer dapat berasal dari
berbagai tempat, meliputi catudaya, fan,
komputer itu sendiri, peralatan lainnya,
connector, kabel, sinar flouresent, penyinaran dan
pelepasan muatan listrik. Ada lima cara mengatasi
gangguan noise :
[1]. Penyaringan/Filtering
[2]. Pembungkusan
[3]. Pengelompokan sumber listrik
[4]. Pembetulan jaringan kabel
[5]. Pembetulan rancangan komponen
Jika komputer kadang-kadang terkena shock atau
menyajikan data salah, ada beberapa hal yang
dapat dilakukan. Berikut ini uraian pemecahan
masalah yang spesifik untuk gangguan akibat
interferense.
Pergunakan semprotan anti statik pada lantai/
karpet, dan peralatan pada komputer.
Semprotkan anti statik dipergunakan dengan kain
lunak yang bekerja ganda sebagai usaha
menahan statik.
Pasanglah alas lantai yang anti statik dibawah
meja komputer.
Hindari instalasi komputer yang berdekatan
dengan pembangkit interferensi, misalnya : TV,
antena radio komunikasi, kulkas, pompa air,
penyedot debu, mesin penghancur berkas dan
sebagainya.
Kalau sudah melakukan hal tersebut diatas secara
rutin, namun masih juga menemui banyak
gangguan, maka kondisi komputer yang
demikian harus diperiksa secara intensif oleh
teknisi.
MEMPERBAIKI MONITOR KOMPUTER
Monitor komputer yang sekarang banyak di
gunakan adalah sejenis VGA atau Super VGA
dengan card adapter VGA bermemori antara 256
KB dengan 2 MB dan terus di kembangkan
mengikuti perkembangan Hardware dan
software. Sementara itu kerusakan monitor tidak
menampilkan gambar sama sekali, walaupun
lampu indikator menyala. Kondisi ini akan
semakin parah jika di tambah dengan kerusakan
akibat VGA card (adapter) yang tidak di ketahui
sebelumnya.
Cara mudah untuk memperbaiki monitor
komputer yang demikian adalah dengan
memeriksa aliran listrik menuju rangkaian catu
daya monitor, lantas distribusinya ke rangkaian
lain sebagai berikut :
[1]. Bukalah tutup belakang monitor agar seluruh
komponen at terlihat dan terjangkau oleh
peralatan bengkel seperti multimeter, toolset,
serta alat bantu lainnya. Berhati-hatilah dengan
kondisi monitor yang terbuka ini, terutama pada
saat listrik masuk pada rangkaian, sebab terdapat
tegangan ekstra tinggi sebesar 16.000 volt sampai
30.000 volt yang berbahaya bagi tubuh manusia.
[2]. Siapkan Multimeter untuk mengukur
tegangan AC yang masuk pada rangkaian catu
daya monitor, normalnya akan terukur besar 220
volt. Lanjutkan dengan mengukur tegangan DC
yang di keluarkan catu daya untuk rangkaian
monitor seluruhnya.Tegangan DC pada setiap
monitor berbeda merk dan jenis besarnya
berlainan sesuai dengan rancangan pabrik masing
masing. Pergunakan skema sesuai dengan jenis
monitor yang sedang di perbaiki, skema tersebut
dapat anda peroleh pada kemasan buku manual
lengkap ketika membeli monitor.
[3]. Ukurlah tegangan konektor pada transistor
power horisontal output, umumnya sebesar 90
Volt DC pada kondisim normal. Tegangan ini
menujukkan kondisi kerja pembangkit tegangan
tinggi yang dapat menyalakan tabung gambar.
Apabila tegangan ini turun sampai separuhnya,
dapat di pastikan terdapat kerusakan pada
rangkaian horisontal, gantilah dengan transistor
power yang baru. Untuk mengganti transistor
power yang baru sebaiknya menggunakan type
yang sama persis, kecuali jika tidak
memungkinkan maka dapat di ganti dengan
transistor lain yang sifatnya sama dan rating
tegangannya lebih tinggi.
[4]. Putarlah penggantung intensitas cahaya
(brigthness) pada panel depan monitor hingga
pada posisi maksimum. Lihat reaksinya pada
tabung gambar, bila tidak ada perubahan
periksalah rangkaian sekitar trafo tegangangan
ekstra tinggi (flay back) di tempat anda (Surabaya-
pasar genteng, di Jakarta-Glodok, di Bandung-
Cikapundung). Pemeriksaan ini perlu di lakukan
untuk mengecek apakah trafo tersebuit masih
dapat membangkitkan tegangan ekstra tinggi
untuk menyalakan tabung gambar.
[5]. Kerusakan dapat terjadi pada dioda tegangan
tinggi yang bertugas menyearahkan sinyal
horisontal menjadi tegangan DC 16.000 Volt -
30.000 Volt. Untuk menguji dioda tegangan tinggi
pergunakan high voltage probe untuk multimeter
yang khusus untuk keperluan pengetesan
tegangan tinggi. Bandingkan perbedaan tegangan
Ac yang masuk trafo dengan tegangan DC yang
dikeluarkan diode , tegangan DC yang terukur
pada katoda diode sekitar 16.000 Volt - 30.000
Volt. Berhati-hatilah menggunakan probe
tegangan tinggi ini,sentuhan ke konduktor yang
salah akan menimbulkan bunga api.
[6]. Dapat juga di periksa kapasitor yang
menghubungkan trafo tegangan tinggi dengan
ground. Lepaskan kapasitor ini dan ukurlah
dengan multimeter, apabila ada kebocoran
gantilah dengan kapasitor baru. Kapasitor yang
sudah kering akan merubah nilai kapasitasnya
dan berakibat berubahnya impedansi pada
rangkaian.Perubahan impedansi ini akan
mempengaruhi trafo tegangan ekstra tinggi yang
tidak dapat menghasilkan tegangan sesuai
keperluan, hal ini akan terlihat pada layar monitor
yang suram, kurang terang atau pengatur
brightness tidak berfungsi.
[7]. Disamping gangguan diatas, monitor tidak
menampilkan gambar di sebabkan oleh
kerusakan transistor power pada catu daya, FUSE
putus, transistor horisontal output, kapasitor
kompling output, diode tegangan tinggi,
gulungan defleksi putus (terbakar), matrix RGB
kehilangan masukan dan sebagainya. Pergunakan
skema lengkap monitor yang menunjukkan
masing-masing bagian dan periksalah secara urut
mulai dari catu daya hingga menuju tabung
gambar.
[8]. Setelah seluruh komponen yang mengalami
kerusakan di ganti baru, hidupkan komputer
untuk mencoba monitor yang baru saja di
perbaiki dengan program diagnosis. Program
Diagnosis yang di jalankan khusus pada menu
test display dapat di jadikan pedoman untuk
memperbaiki monitor komputer, seperti check-It,
QAPlus, PC-Technician, JC-Bench dan sebagainya
gunakan adalah sejenis VGA atau Super VGA
dengan card adapter VGA bermemori antara 256
KB dengan 2 MB dan terus di kembangkan
mengikuti perkembangan Hardware dan
software. Sementara itu kerusakan monitor tidak
menampilkan gambar sama sekali, walaupun
lampu indikator menyala. Kondisi ini akan
semakin parah jika di tambah dengan kerusakan
akibat VGA card (adapter) yang tidak di ketahui
sebelumnya.
Cara mudah untuk memperbaiki monitor
komputer yang demikian adalah dengan
memeriksa aliran listrik menuju rangkaian catu
daya monitor, lantas distribusinya ke rangkaian
lain sebagai berikut :
[1]. Bukalah tutup belakang monitor agar seluruh
komponen at terlihat dan terjangkau oleh
peralatan bengkel seperti multimeter, toolset,
serta alat bantu lainnya. Berhati-hatilah dengan
kondisi monitor yang terbuka ini, terutama pada
saat listrik masuk pada rangkaian, sebab terdapat
tegangan ekstra tinggi sebesar 16.000 volt sampai
30.000 volt yang berbahaya bagi tubuh manusia.
[2]. Siapkan Multimeter untuk mengukur
tegangan AC yang masuk pada rangkaian catu
daya monitor, normalnya akan terukur besar 220
volt. Lanjutkan dengan mengukur tegangan DC
yang di keluarkan catu daya untuk rangkaian
monitor seluruhnya.Tegangan DC pada setiap
monitor berbeda merk dan jenis besarnya
berlainan sesuai dengan rancangan pabrik masing
masing. Pergunakan skema sesuai dengan jenis
monitor yang sedang di perbaiki, skema tersebut
dapat anda peroleh pada kemasan buku manual
lengkap ketika membeli monitor.
[3]. Ukurlah tegangan konektor pada transistor
power horisontal output, umumnya sebesar 90
Volt DC pada kondisim normal. Tegangan ini
menujukkan kondisi kerja pembangkit tegangan
tinggi yang dapat menyalakan tabung gambar.
Apabila tegangan ini turun sampai separuhnya,
dapat di pastikan terdapat kerusakan pada
rangkaian horisontal, gantilah dengan transistor
power yang baru. Untuk mengganti transistor
power yang baru sebaiknya menggunakan type
yang sama persis, kecuali jika tidak
memungkinkan maka dapat di ganti dengan
transistor lain yang sifatnya sama dan rating
tegangannya lebih tinggi.
[4]. Putarlah penggantung intensitas cahaya
(brigthness) pada panel depan monitor hingga
pada posisi maksimum. Lihat reaksinya pada
tabung gambar, bila tidak ada perubahan
periksalah rangkaian sekitar trafo tegangangan
ekstra tinggi (flay back) di tempat anda (Surabaya-
pasar genteng, di Jakarta-Glodok, di Bandung-
Cikapundung). Pemeriksaan ini perlu di lakukan
untuk mengecek apakah trafo tersebuit masih
dapat membangkitkan tegangan ekstra tinggi
untuk menyalakan tabung gambar.
[5]. Kerusakan dapat terjadi pada dioda tegangan
tinggi yang bertugas menyearahkan sinyal
horisontal menjadi tegangan DC 16.000 Volt -
30.000 Volt. Untuk menguji dioda tegangan tinggi
pergunakan high voltage probe untuk multimeter
yang khusus untuk keperluan pengetesan
tegangan tinggi. Bandingkan perbedaan tegangan
Ac yang masuk trafo dengan tegangan DC yang
dikeluarkan diode , tegangan DC yang terukur
pada katoda diode sekitar 16.000 Volt - 30.000
Volt. Berhati-hatilah menggunakan probe
tegangan tinggi ini,sentuhan ke konduktor yang
salah akan menimbulkan bunga api.
[6]. Dapat juga di periksa kapasitor yang
menghubungkan trafo tegangan tinggi dengan
ground. Lepaskan kapasitor ini dan ukurlah
dengan multimeter, apabila ada kebocoran
gantilah dengan kapasitor baru. Kapasitor yang
sudah kering akan merubah nilai kapasitasnya
dan berakibat berubahnya impedansi pada
rangkaian.Perubahan impedansi ini akan
mempengaruhi trafo tegangan ekstra tinggi yang
tidak dapat menghasilkan tegangan sesuai
keperluan, hal ini akan terlihat pada layar monitor
yang suram, kurang terang atau pengatur
brightness tidak berfungsi.
[7]. Disamping gangguan diatas, monitor tidak
menampilkan gambar di sebabkan oleh
kerusakan transistor power pada catu daya, FUSE
putus, transistor horisontal output, kapasitor
kompling output, diode tegangan tinggi,
gulungan defleksi putus (terbakar), matrix RGB
kehilangan masukan dan sebagainya. Pergunakan
skema lengkap monitor yang menunjukkan
masing-masing bagian dan periksalah secara urut
mulai dari catu daya hingga menuju tabung
gambar.
[8]. Setelah seluruh komponen yang mengalami
kerusakan di ganti baru, hidupkan komputer
untuk mencoba monitor yang baru saja di
perbaiki dengan program diagnosis. Program
Diagnosis yang di jalankan khusus pada menu
test display dapat di jadikan pedoman untuk
memperbaiki monitor komputer, seperti check-It,
QAPlus, PC-Technician, JC-Bench dan sebagainya
MEMPERBAIKI POWER SUPPLY KOMPUTER
Power Supply Komputer merupakan sumber
listrik utama yang menyediakan tegangan + 12V,
-12V, + 5V, -5V, dan sinyal POR (Power On
Reset) untuk mengaktifkan motherboard. Daya
maksimal yang dapat di konsumsi oleh power
supply ini sekitar 200 watt dengan tegangan
masuk sebesar 220 V AC dari PLN. Dengan
efisiensi yang sangat tinggi power supply ini
sekitar 200 watt dapat menyediakan tegangan
sebesar + 5V dengan arus sekitar 15 - 20 A untuk
keperluan peralatan digital motherboard, disk
drive, hard disk, fan prosessor, CD-Rom Drive
dan card-card yang dimaksudkan pada slot
motherboard.
Bila beban power supply berlebihan, maka
komputer akan tidak jalan atau bisa berjalan tetapi
tidak normal terutama pada saat kelistrikan yang
di butuhkan meningkat sampai limit. Kerusakan
yang sering terjadi ialah akibat beban berlebihan,
tegangan masuk yang tidak stabil, sistem ground
yang tidak baik, dan sebab-sebab lain. Gangguan
paling fatal untuk untuk power supply ialah bila
tidak mengeluarkan tegangan sama sekali,
walaupun sudah di beri tegangan masuk sesuai
dengan kebutuhan. Cara praktis untuk
memperbaiki power supply komputer dapat di
lakukan sebagai berikut :
[1]. Lepaskan kotak power supply dari cassing
agar memudahkan memeriksa rangkaian
elektronik dan lepaskan seluruh kabel dari alat-alat
lain. Bukalah kotak power supply sambil
memeriksa fisik komponen elektronik, barangkali
ada yang terbakar dapat diketahui.
[2]. Periksalah FUSE pada masukkan AC 220V dari
sumber listrik luar, lepaskan FUSE tersebut dari
soketnya dan ukur hubungan kawat
pengamannya dengan ohm-meter pada posisi
X1. Jarum ohm-meter harus menunjukkan nilai
sekitar 0 ohm, yang berarti FUSE tersebut masih
baik. Jika ohm-meter menunjukkan angka yang
tak terhingga, berarti FUSE sudah putus, harus
diganti baru. Jangan melakukan sambungan
kawat pada FUSE yang sudah putus, karena batas
arus lelehnya mungkin akan menjadi lebih besar
dan akan menyebabkan kerusakan bagian lain.
[3]. Jika FUSE baik atau sudah diganti baru tetapi
masih juga tidak dapat mengeluarkan tegangan
DC, maka lanjutkan dengan memeriksa transistor
power switching 2SC3039 (dua buah) yang
bertugas sebagai kendali catu daya secara PWM.
Lepaskan dua transisitor 2SC3039 tersebut dari
PCB dan lakukan pemeriksaan kondisi masing-
masing dengan multimeter. Bila salah satu
transistor rusak untuk menggantinya sebaiknya
keduanya diganti dengan transistor baru, agar
karakteristiknya terjamin dan simetris,
ketidakseimbangan karateristik dua transistor ini
menyebabkan gangguan stabilitas tegangan DC
yang dikeluarkan power supply.
[4]. Lepaskan diode brigde atau empat buah
diode perata yang langsung meratakan arus listrik
AC pada bagian masukkan, periksalah kondisi
diode ini dengan multimeter. Kadang sering
terjadi salah satu diode-nya bocor atau hubungan
singkat, sehingga arus listrik AC ikut masuk ke
rangkaian switching dan melumpuhkan power
supply secara keseluruhan transistor power akan
ikut rusak, terbakar. Bahkan jika tingkat kebocoran
diode ini ini sangat besar, maka trafo switching
akan meleleh, kawatnya terkelupas, dan
terhubung singkat, kerusakan ini yang paling fatal.
[5]. Periksa juga transistor pembangkit pulsa
"power on reset", juga kapasisitor dan resistor
yang terdapat pada rangkaian basis transistor
tersebut. Jika rangkaian transistor ini bekerja
dengan baik, maka seluruh hasil regulasi
tegangan DC akan di reset oleh pembangkit PWM
dan akibatnya power supply tidak mengeluarkan
DC sama sekali. Gantilah transistor baru jika dari
pengetesan transistor POR ini ternyata rusak.
Begitu juga apabila kapasitor di test akan kering,
nilainya berubah, maka harus di ganti baru
dengan nilai yang persis sama dengan
sebelumnya.
[6]. Karena Power Supply komputer umunya
bekerja dengan temperatur yang lebih tinggi dari
suhu ruangan, maka ada kemungkinan karena
panas yang berlebihan menyebabkan solderan
kaki-kaki komponen atau kabel-kabel ada yang
terlepas. Periksalah seluruh solderan pada PCB
Power Supply, lebih bagus lagi pastikan
hubungannya di perbaiki dengan jalan di solder
ulang dengan timah yang lebih lunak (encer, flux
60/40). Sehingga hubungan kabel atau kaki
komponen yang mungkin longgar dapat di jamin
bersambung kembali dan umumnya power
supply akan dapat bekerja normal kembali.
[7]. Komponen aktif yang pengetesannya tidak
dapat di lakukan dengan multimeter adalah
ICTL494 yang bertugas sebagai pembangkit
PWM untuk mengendalikan transistor power
switching bekerja. IC ini hanya di test dengan
membandingkan terhadap IC yang normal pada
power supply yang lain yang sejenis. Pergunakan
soket IC yang dicurigai rusak dengan IC
pembanding yang masih bagus.
[8]. Bila proses pemeriksaan dan pergantian
komponen yang rusak sudah dilakukan secara
keseluruhan, maka cobalah power supply
dihidupkan dengan memasang beban berupa
disk drine saja. Periksalah apakah kipasnya
berputar, ukur tegangan kabel yang berwarna
kuning (+12), merah (+5), biru (-5), biru (-12),
orange (POR) terhadap kabel warna hitam
(ground). Bila parameter tegangan pada kabel-
kabel tersebut sudah benar, matikan power
supply dan gantilah bebannya dengan
motherboard atau beban lengkap seperti semula,
cobalah sekali lagi.
listrik utama yang menyediakan tegangan + 12V,
-12V, + 5V, -5V, dan sinyal POR (Power On
Reset) untuk mengaktifkan motherboard. Daya
maksimal yang dapat di konsumsi oleh power
supply ini sekitar 200 watt dengan tegangan
masuk sebesar 220 V AC dari PLN. Dengan
efisiensi yang sangat tinggi power supply ini
sekitar 200 watt dapat menyediakan tegangan
sebesar + 5V dengan arus sekitar 15 - 20 A untuk
keperluan peralatan digital motherboard, disk
drive, hard disk, fan prosessor, CD-Rom Drive
dan card-card yang dimaksudkan pada slot
motherboard.
Bila beban power supply berlebihan, maka
komputer akan tidak jalan atau bisa berjalan tetapi
tidak normal terutama pada saat kelistrikan yang
di butuhkan meningkat sampai limit. Kerusakan
yang sering terjadi ialah akibat beban berlebihan,
tegangan masuk yang tidak stabil, sistem ground
yang tidak baik, dan sebab-sebab lain. Gangguan
paling fatal untuk untuk power supply ialah bila
tidak mengeluarkan tegangan sama sekali,
walaupun sudah di beri tegangan masuk sesuai
dengan kebutuhan. Cara praktis untuk
memperbaiki power supply komputer dapat di
lakukan sebagai berikut :
[1]. Lepaskan kotak power supply dari cassing
agar memudahkan memeriksa rangkaian
elektronik dan lepaskan seluruh kabel dari alat-alat
lain. Bukalah kotak power supply sambil
memeriksa fisik komponen elektronik, barangkali
ada yang terbakar dapat diketahui.
[2]. Periksalah FUSE pada masukkan AC 220V dari
sumber listrik luar, lepaskan FUSE tersebut dari
soketnya dan ukur hubungan kawat
pengamannya dengan ohm-meter pada posisi
X1. Jarum ohm-meter harus menunjukkan nilai
sekitar 0 ohm, yang berarti FUSE tersebut masih
baik. Jika ohm-meter menunjukkan angka yang
tak terhingga, berarti FUSE sudah putus, harus
diganti baru. Jangan melakukan sambungan
kawat pada FUSE yang sudah putus, karena batas
arus lelehnya mungkin akan menjadi lebih besar
dan akan menyebabkan kerusakan bagian lain.
[3]. Jika FUSE baik atau sudah diganti baru tetapi
masih juga tidak dapat mengeluarkan tegangan
DC, maka lanjutkan dengan memeriksa transistor
power switching 2SC3039 (dua buah) yang
bertugas sebagai kendali catu daya secara PWM.
Lepaskan dua transisitor 2SC3039 tersebut dari
PCB dan lakukan pemeriksaan kondisi masing-
masing dengan multimeter. Bila salah satu
transistor rusak untuk menggantinya sebaiknya
keduanya diganti dengan transistor baru, agar
karakteristiknya terjamin dan simetris,
ketidakseimbangan karateristik dua transistor ini
menyebabkan gangguan stabilitas tegangan DC
yang dikeluarkan power supply.
[4]. Lepaskan diode brigde atau empat buah
diode perata yang langsung meratakan arus listrik
AC pada bagian masukkan, periksalah kondisi
diode ini dengan multimeter. Kadang sering
terjadi salah satu diode-nya bocor atau hubungan
singkat, sehingga arus listrik AC ikut masuk ke
rangkaian switching dan melumpuhkan power
supply secara keseluruhan transistor power akan
ikut rusak, terbakar. Bahkan jika tingkat kebocoran
diode ini ini sangat besar, maka trafo switching
akan meleleh, kawatnya terkelupas, dan
terhubung singkat, kerusakan ini yang paling fatal.
[5]. Periksa juga transistor pembangkit pulsa
"power on reset", juga kapasisitor dan resistor
yang terdapat pada rangkaian basis transistor
tersebut. Jika rangkaian transistor ini bekerja
dengan baik, maka seluruh hasil regulasi
tegangan DC akan di reset oleh pembangkit PWM
dan akibatnya power supply tidak mengeluarkan
DC sama sekali. Gantilah transistor baru jika dari
pengetesan transistor POR ini ternyata rusak.
Begitu juga apabila kapasitor di test akan kering,
nilainya berubah, maka harus di ganti baru
dengan nilai yang persis sama dengan
sebelumnya.
[6]. Karena Power Supply komputer umunya
bekerja dengan temperatur yang lebih tinggi dari
suhu ruangan, maka ada kemungkinan karena
panas yang berlebihan menyebabkan solderan
kaki-kaki komponen atau kabel-kabel ada yang
terlepas. Periksalah seluruh solderan pada PCB
Power Supply, lebih bagus lagi pastikan
hubungannya di perbaiki dengan jalan di solder
ulang dengan timah yang lebih lunak (encer, flux
60/40). Sehingga hubungan kabel atau kaki
komponen yang mungkin longgar dapat di jamin
bersambung kembali dan umumnya power
supply akan dapat bekerja normal kembali.
[7]. Komponen aktif yang pengetesannya tidak
dapat di lakukan dengan multimeter adalah
ICTL494 yang bertugas sebagai pembangkit
PWM untuk mengendalikan transistor power
switching bekerja. IC ini hanya di test dengan
membandingkan terhadap IC yang normal pada
power supply yang lain yang sejenis. Pergunakan
soket IC yang dicurigai rusak dengan IC
pembanding yang masih bagus.
[8]. Bila proses pemeriksaan dan pergantian
komponen yang rusak sudah dilakukan secara
keseluruhan, maka cobalah power supply
dihidupkan dengan memasang beban berupa
disk drine saja. Periksalah apakah kipasnya
berputar, ukur tegangan kabel yang berwarna
kuning (+12), merah (+5), biru (-5), biru (-12),
orange (POR) terhadap kabel warna hitam
(ground). Bila parameter tegangan pada kabel-
kabel tersebut sudah benar, matikan power
supply dan gantilah bebannya dengan
motherboard atau beban lengkap seperti semula,
cobalah sekali lagi.
Subscribe to:
Posts (Atom)